{"id":1121,"date":"2018-12-03T10:32:07","date_gmt":"2018-12-03T03:32:07","guid":{"rendered":"https:\/\/smkdp1jkt.sch.id\/?p=1121"},"modified":"2018-12-03T10:32:07","modified_gmt":"2018-12-03T03:32:07","slug":"worldskill-asia-wsa-2018-smk-indonesia-memborong-enam-medali-emas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/worldskill-asia-wsa-2018-smk-indonesia-memborong-enam-medali-emas\/","title":{"rendered":"Worldskill Asia (WSA) 2018 SMK Indonesia, memborong enam medali emas"},"content":{"rendered":"<p>Delegasi sekolah menengah kejuruan (SMK) Indonesia yang bertanding dalam\u00a0Worldskill Asia\u00a0(WSA) 2018 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berhasil memborong enam medali emas untuk enam kategori perlombaan.<\/p>\n<p>Enam peraih medali emas itu ialah Luki Centuri (<em>Web Design<\/em>), Firli Rizki (<em>Electrical Installation<\/em>), Rizki Muhammad (<em>IT Network System Administration<\/em>), Hengky Sanjaya (<em>IT Software Solution for Business<\/em>), Isnaeni Wulandari (<em>Fashion Technology<\/em>), A. Nur Fatkhul Cholbi (<em>Refrigeration and Air Conditioning<\/em>).<\/p>\n<p>Tak hanya emas, tiga delegasi\u00a0SMK Indonesia\u00a0lainnya juga berhasil mengamankan perak. Mereka adalah Salyan Alqosomi untuk lomba\u00a0<em>Welding<\/em>; Mustaqim untuk\u00a0<em>Automobile Technology<\/em>; dan M. Khairul Abdulloh untuk\u00a0<em>Electronics<\/em>.<\/p>\n<p>Seluruh delegasi untuk WSA 2018 ini merupakan lulusan SMKN 3 Boyolangu, SMKN 2 Kendal, SMKN 4 Surakarta, SMKN Bandung, SMKN 2 Banyumas, SMKN 2 Kota Serang, SMKN 2 Sukohardjo, SMKN PGRI 3 Malang, dan SMKN Immanuel.<\/p>\n<p>Atas prestasi enam emas dan tiga perak ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)\u00a0Muhadjir Effendy\u00a0menyebut kini\u00a0SMK Indonesia\u00a0menempati posisi nomor satu di Asia. Padahal dari 17 nomor cabang perlombaan, Indonesia hanya mengikuti 10 di antaranya.<\/p>\n<p>\u201cIni berkat kejelian dari tim, memilih bidang-bidang yang paling potensial untuk kita menangi. Karena dari 17 kita ambil 10, dan hanya enam \u00a0negara yang dapat,\u201d kata Muhadjir kepada awak media saat menjemput para delegasi\u00a0SMK Indonesia, di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, pada Minggu (2\/12) dini hari.<\/p>\n<p>Adapun selain Indonesia, lanjut Mendikbud, lima negara pesaing yang juga mendapatkan medali termasuk Malaysia, Bahrain, Korea Selatan, dan Taiwan.<\/p>\n<p>\u201cTadi pagi saya sudah lapor presiden, beliau mengucapkan selamat, ikut bangga, pesan beliau supaya capaian ini dijadikan standar untuk seluruh SMK,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Mendikbud membuka peluang beasiswa bagi para juara. Hingga saat ini, sudah ada Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang siap memberikan beasiswa sampai lulus. Pemerintah juga berencana mengirim para pemenang ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cNanti kalau mereka pulang (ke Indonesia), bisa ditarik menjadi guru,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Ini bukan pertama kalinya\u00a0SMK Indonesia\u00a0mampu membuktikan gengsi di pentas internasional. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad mengatakan, tahun lalu perwakilan\u00a0SMK Indonesia\u00a0menempati ranking 12 dalam Worldskill Competition (WSC), dari 82 negara yang ikut bertanding.<\/p>\n<p>\u201cJadi prestasi ini untuk persiapan WSC yang akan digelar 2019 nanti,\u201d kata Hamid singkat.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"http:\/\/www.jurnas.com\/artikel\/44789\/SMK-Indonesia-Borong-Emas-dari-Worldskill-Asia-2018\/#.XANteXUIkT0.whatsapp\">www.jurnas.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Delegasi sekolah menengah kejuruan (SMK) Indonesia yang bertanding dalam\u00a0Worldskill Asia\u00a0(WSA) 2018 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berhasil memborong enam medali emas untuk enam kategori perlombaan. Enam peraih medali emas itu ialah Luki Centuri (Web Design), Firli Rizki (Electrical Installation), Rizki Muhammad (IT Network System Administration), Hengky Sanjaya (IT Software Solution for Business), Isnaeni Wulandari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1122,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-1121","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1121","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1121"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1121\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1123,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1121\/revisions\/1123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1121"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1121"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1121"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}