{"id":653,"date":"2018-03-06T08:52:50","date_gmt":"2018-03-06T01:52:50","guid":{"rendered":"https:\/\/smkdp1jkt.sch.id\/?p=653"},"modified":"2018-03-06T08:55:03","modified_gmt":"2018-03-06T01:55:03","slug":"pendidikan-vokasi-industri-wujud-implementasi-revolusi-mental","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/pendidikan-vokasi-industri-wujud-implementasi-revolusi-mental\/","title":{"rendered":"Pendidikan Vokasi Industri Wujud Implementasi Revolusi Mental"},"content":{"rendered":"<p>Kementerian Perindustrian gencar mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja (<em>demand driven<\/em>) saat ini.\u00a0Upaya tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan revolusi mental, sebagai gerakan nasional untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, terutama dalam menghadapi era Industry 4.0.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan industri nasional tentu memerlukan ketersediaan SDM yang kompeten guna memacu produktitivas dan daya saing. Apalagi, tenaga kerja industri yang dibutuhkan sekarang semakin spesifik,\u201d kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto\u00a0di Cilegon, Banten, Senin (5\/3).<\/p>\n<p>Menperin menyampaikannya pada Peluncuran Program Pendidikan Vokasi yang\u00a0<em>Link and Match<\/em>\u00a0antara Industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian bersama PT. Krakatau Steel (Persero), Tbk.<\/p>\n<p>Pada peluncuran tahap kelima ini, diresmikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani didampingi Menperin Airlangga serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.<\/p>\n<p>Airlangga menjelaskan,\u00a0peluncuran program pendidikan vokasi menjadi\u00a0tindak lanjut\u00a0Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK,\u00a0yang diharapakan agar seluruh SMK di Indonesia ke depannya dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja sesuai kebutuhan industri.<\/p>\n<p>\u201cUntuk wilayah DKI Jakarta dan Banten, terdapat 143 perusahaan industri dan 292\u00a0SMK yang akan di-<em>link and match<\/em>-kan. Kami memberikan apresiasi karena jumlahnya terus meningkat dan semuanya antusias,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan ini, akan ditandatangani\u00a0sebanyak 612 perjanjian kerja sama antara industri dan SMK. Dalam hal ini, satu SMK dapat dibina oleh beberapa industri, sesuai dengan program keahlian di SMK yang terkait dengan sektor industrinya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, peluncuran program\u00a0pendidikan vokasi industri telah dilaksanakan di beberapa wilayah. Tahap pertama, di Jawa Timur, melibatkan 50 industri dan 234 SMK, diresmikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Tahap ke-II, di Jawa Tengah, melibatkan 117 industri dan 392 SMK, diresmikan Menperin bersama Mendikbud.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Tahap III di Jawa Barat, melibatkan 141 industri dan 393 SMK, diresmikan Presiden Joko Widodo. Dan, Tahap IV, melibatkan 117 industri dan 226 SMK untuk wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau, diresmikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.<\/p>\n<p>\u201cSetelah wilayah DKI Jakarta dan Banten ini, peluncuran program vokasi industri akan diteruskan secara bertahap untuk Wilayah Sumatera bagian Selatan (Provinsi Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung), dan Sulawesi Selatan,\u201d tutur Airlangga.<\/p>\n<p>Menperin menargetkan, hingga tahun 2019, sebanyak 1.795 SMKyang akan dibina dan dikerjasamakan dengan industri. \u201cHingga lima tahap ini, totalnya sudah sebanyak 1.537\u00a0SMK dengan 568 industri,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk dukungan perusahaan industri terhadap program pembinaan dan pengembangan SMK yang\u00a0<em>link and match<\/em>\u00a0dengan industri, dalam setiap peluncuran program vokasi industri, selalu dilakukan pemberian bantuan (hibah) peralatan praktik kepada SMK dari beberapa perusahaan industri.<\/p>\n<p>Pada tahap kelima ini, jumlah perusahaan industri yang akan memberikan hibah peralatan sebanyak 35 industri kepada 128 SMK. Selain itu, dilakukan hibah lahan untuk pembangunan Politeknik Industri Petrokimia di Cilegon, Banten dari PT. Chandra Asri Petrochemical kepada Pusdiklat Kemenperin.<\/p>\n<p>Di samping pendidikan vokasi industri, Kemenperin menyelenggarakan program pelatihan dengan sistem 3 in 1 (pelatihan- sertifikasi kompetensi penempatan kerja) serta diklat peningkatan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja industri untuk peningkatan kualitas dan daya saing serta kesejahteraan tenaga kerja.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini dilakukan penyematan tanda peserta diklat operator industri garmen sebanyak 200 orang yang akan ditempatkan bekerja pada sembilan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah,\u201d kata Menperin.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menko PMK turut\u00a0memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berperan aktif melakukan pembinaan terhadap SMK yang menjadi mitranya, termasuk memberikan bantuan peralatan praktik kepada beberapa SMK. \u201cKami berharap semakin banyak perusahaan yang terlibat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam program pendidikan vokasi ini, keikutsertaan industri akan mempermudah meraka mendapatkan tenaga kerja yang terampil sesuai dengan kebutuhan masing-masing sektornya di era kompetisi saat ini. \u201cKemajuan industri nasional yang berdaya saing, perlu didukung oleh putra-putri Indonesia yang profesional dan kompeten, sehingga akan memperkuat perekonomian kita serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,\u201d tegas Puan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-649\" src=\"https:\/\/smkdp1jkt.sch.id\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtlFBVAAAw-pw-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtlFBVAAAw-pw-300x199.jpg 300w, https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtlFBVAAAw-pw-310x205.jpg 310w, https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtlFBVAAAw-pw.jpg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-648\" src=\"https:\/\/smkdp1jkt.sch.id\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtka4VoAAQCk4-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtka4VoAAQCk4-300x199.jpg 300w, https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtka4VoAAQCk4-310x205.jpg 310w, https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/DXgtka4VoAAQCk4.jpg 720w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>sumber :\u00a0http:\/\/kemenperin.go.id\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kementerian Perindustrian gencar mendorong pengembangan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja (demand driven) saat ini.\u00a0Upaya tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan revolusi mental, sebagai gerakan nasional untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, terutama dalam menghadapi era Industry 4.0. \u201cPembangunan industri nasional tentu memerlukan ketersediaan SDM yang kompeten guna memacu produktitivas dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":648,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7,5,6],"tags":[],"class_list":["post-653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita","category-info-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=653"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/653\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":656,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/653\/revisions\/656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/648"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkdp1jkt.net\/smkdp1jkt-home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}